18 Cara Ampuh Mencegah Keracunan Makanan Paling Tepat


Keracunan makanan adalah Kondisi dimana tubuh bereaksi akibat mengkonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh organisme menular seperti bakteri, virus,  atau parasit. Kontaminasi pada makanan atau minuman ini bisa terjadi pada saat proses pengolahan  yang terbilang tidak benar dan tidak higienis. Pada saat seseorang mengalami keracunan makanan, maka akan menimbulkan rasa mual , muntah, diare dan juga sakit perut hingga kram perut.

Keracunan makanan tidak hanya menimbulkan rasa yang tidak nyaman pada penderita namun keracunan makanan juga dapat mengancam nyawa disaat sudah masuk pada tahap terburuk. Lalu bagaimana caranya agar dapat terhindar dari masalah tersebut?, maka anda harus mengetahui dan melakukan cara mencegah keracunan makanan dengan baik dan benar seperti ulasan yang akan kami berikan dibawah ini.


1.Pilih Bahan Makanan atau minuman dengan Teliti

Langkah pertama dalam pencegahan keracunan makanan  yang dapat dilakukan adalah pada saat berbelanja. Anda bisa memeriksa tanggal kedaluwarsa sebuah produk yang akan anda beli sebagai bahan pertimbangan apakah makanan tersebut akan anda simpan dalam waktu yang lama dan juga memakai temperatur yang tepat. Pastikan tanggal kedaluwarsa produk masih terbilang cukup lama sekitar 2 sampai 3 tahun kedepan.

Selain itu, ketika sedang anda membeli daging atau produk unggas lainnya, maka pisahkan dengan kantong yang berbeda dan jangan campur produk daging tersebut dengan makanan lainnya.

2.Periksa Tanggal Kedaluwarsa

Semua jenis makanan harus secepatnya dikonsumsi sebelum melewati tanggal kedaluwarsa dalam kemasan karena apabila dikonsumsi setelah melewati tanggal kadaluwarsa akan menjadi bahaya dan dapat mengancam tubuh. Bumbu dan juga rempah yang terlalu lama disimpan lambat laun juga akan kehilangan nutrisi dan rasanya, dan jika disimpan dalam jumlah banyak lalu lewat tanggal kedaluwarsa akan berdampak bahaya pada tubuh yaitu dapat menimbulkan keracunan bagi tubuh. Hindari juga mengkonsumsi makanan dari kaleng yang sudah rusak atau penyok serta bungkus plastik yang sudah rusak meski belum melewati tanggal kedaluwarsa.

3.Menjaga Suhu Makanan

Makanan panas harus selalu tetap dalam kondisi panas begitu juga dengan makanan dingin yang harus selalu tetap dalam kondisi dingin. Bakteri dapat berkembang dengan pesat pada temperatur 4 derajat celcius dan juga 60 derajat celcius sehingga menjaga suhu makanan adalah hal penting agar terhindar dari keracunan makanan.

4.Jaga Makanan Tetap Dingin dan Segar

Simpan makanan beku pada suhu yang paling dingin khususnya ketika baru saja dibeli dari toko maka harus segera dipindahkan ke lemari es anda. Bungkus makanan yang anda beli dengan kertas koran atau bisa juga membeli tas pendingin agar makanan yang anda beli tetap bertahan dalam keadaan dingin sampai di rumah. Saat berbelanja, pastikan juga bahwa anda membeli produk dalam keadaan beku saat terakhir sebelum membayar ke kasir dan segera langsung simpan di lemari es saat tiba di rumah.

5.Panaskan Makanan Sebelum Disajikan

Saat anda memiliki makanan yang tidak habis dan anda ingin menyantap kembali makanan tersebut, maka anda harus panaskan terlebih dulu makanan tersebut. Makanan yang tidak dipanaskan akan mengandung patogen aktif sehingga dapat menyebabkan keracunan makanan. Selain itu, hindari juga menyimpan makanan terlalu lama, apalagi sampai berlendir, berubah warna, timbul jamur dan pertanda lainnya.Jika hal itu terjadi maka buanglah jauh-jauh. Hindari juga memanaskan makanan lebih dari 1 kali dan juga jangan membekukan makanan berkali kali. 

6.Simpan Makanan Secara Terpisah

Pastikan juga anda menyimpan makanan berupa daging mentah, telur mentah dan juga unggas terpisah dengan buah segar serta sayuran. Simpan daging mentah dalam tempat tertutup dengan tujuan agar mencegah tetesan daging menyentuh makanan lainnya.
7.Simpan Makanan Sesuai dengan Kebutuhan

Simpan makanan anda sesuai dengan kebutuhan. Gunakan tipe wadah yang berbeda untuk menyimpan makanan seperti makanan kering [pasta, kacang, lentil, beras, sereal] yang disimpan pada tempat dingin serta kering didalam lemari.
8.Hindari Menyimpan Daging Pada Wadah Terbuka

Makanan seperti daging mentah dan sisa makanan tidak boleh disimpan pada wadah yang terbuka. Tutup beberapa makanan tersebut dalam tempat yang rapat menggunakan kertas timah dan letakkan pada wadah kedap udara atau kantong plastik dengan segel. Hindari juga menyimpan makanan kaleng yang sudah terbuka karena dapat menjadi tempat yang subur untuk perkembang biakan bakteri. Pindahkan isi makanan kaleng ke dalam plastik sesudah dibuka.
9.Masak Makanan Sampai Matang

Memasak makanan menjadi bagian penting untuk menghindari keracunan khususnya untuk olahan daging merah, unggas dan juga telur yang lebih beresiko dalam hal ini. Masak beberapa makanan tersebut sampai benar benar matang dengan tujuan supaya kuman yang terdapat didalam makanan tersebut bisa mati. Apabila anda ragu, anda bisa memasaknya dengan memakai temperatur daging.
10.Gunakan Talenan yang Berbeda

Penggunaan talenan juga harus dibedakan menurut fungsinya. Jangan sampai talenan yang digunakan untuk memotong daging dan sayur digabung saat proses pememotongan sayur atau buah sebab bakteri pada daging bisa berpindah ke makanan lainnya. Untuk bahan talenan, sebaiknya pilih yang berbahan material plastik dibandingkan kayu sebab talenan kayu lebih sulit untuk dibersihkan.
11.Jaga Kebersihan Area Dapur

Area dapur juga harus dijaga kebersihannya seperti pada bagian meja kabinet dan tempat memasak lainnya khususnya sesudah digunakan untuk memasak telur, unggas dan juga daging. Untuk membersihkan area dapur, anda bisa membersihkan talenan, peralatan memasak dan juga meja dapur serta kompor dengan memakai sabun yang dicampur dengan air panas. Pastikan juga untuk selalu membilas area wastafel sesudah digunakan mencuci daging mentah.
12.Cuci Tangan

Pastikan juga untuk selalu mencuci tangan menggunakan air hangat serta sabun anti bakteri sebelum dan sesudah anda mempersiapkan makanan khususnya saat mengolah daging mentah. Perhatikan cara mencuci tangan yang benar dan steril. Bersihkan juga lap tangan dan peralatan makan secara berkala untuk menghindari bakteri yang ada pada kain tersebut. Jangan lupa juga untuk selalu mencuci tangan sesudah memegang hewan peliharaan seperti reptil, burung dan kura kura dan pastikan anda mencuci tangan dengan sangat bersih sebelum menyentuh makanan.
13.Cuci Makanan

Semua produk makanan perlu dicuci, bahkan jika Anda berencana mengupas kulitnya nanti. Cuci dengan benar dan bersih, karena zat-zat patogen yang berbahaya juga bisa masuk ke dalam makanan. Tidak hanya makanan, Anda juga harus mencuci tangan secara teratur dan dengan cara yang benar.

14.Memakai air bersih dan bahan segar

Pemakaian air bersih dan bahan makanan layak makan menjadi kunci keamanan apa yang Anda konsumsi. Hindari pemakaian bahan makanan basi, berjamur tertentu, dan busuk. Untuk daging dan ikan, perubahan warna menandakan kondisi kesegarannya.
15.Hindari Serangga dan Hewan

Jauhi makanan yang sudah dihinggapi serangga maupun yang sudah dimakan oleh hewan untuk menghindari keracunan makanan karena makanan lebih mudah terkontaminasi oleh hama dan juga hewan.
16.Hindari Makanan Tidak Dipasturasi

Beberapa jenis makanan dan minuman yang sudah melewati tahap pasturasi lebih aman untuk dikonsumsi karena proses pembunuhan kuman sudah dilakukan. Beberapa produk seperti susu dan jus kemasan yang sudah melewati pasturasi biasanya akan tertulis dalam label. Hindari keju dan juga susu yang belum melewati tahap pasturasi tersebut karena resiko kontaminasi kuman bisa lebih tinggi.
17.Hindari Kerang Mentah

Mengkonsumsi kerang dalam keadaan mentah akan meningkatkan resiko keracunan makanan lebih tinggi. Red tide dan mikroba alami umumnya terdapat didalam jenis kerang dimana mereka akan membangun racun pada tubuh mereka. Apabila tetap ingin menyantap kerang dalam keadaan mentah, pastikan kerang tersebut masih hidup saat membelinya dan pastikan cangkang masih dalam keadaan tertutup. 
18. Waspada saat makan di luar

Jika Anda pergi makan ke beberapa restoran, maka pastikan Anda berhati-hati. Periksa kamar mandi. Jika kamar mandi restoran kotor, maka tak mengherankan jika kondisi dapurnya tak jauh berbeda. Informasikan pada pelayan atau koki jika kebersihan restoran kurang atau jika daging Anda dimasak kurang matang. Hindari juga memesan makanan yang dimasak setengah matang.


Cara mencegah keracunan makanan sangat penting dilakukan untuk menghindari bahaya yang ditimbulkan dari keracunan makanan serta berbagai gejala keracunan makanan, sebab dalam tahap keracunan makanan yang sudah kronis juga dapat mengancam nyawa anda dan berujung pada kematian.



0 komentar