Infeksi Saluran Pernafasan Atas dan Bawah





Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang infeksi saluran pernafasan. Untuk beberapa orang ISPA kadang di salah artikan sebagai infeksi saluran pernafasan atas. Tetapi, ada juga yang mengatakan bahwa ISPA adalah infeksi saluran pernafasan akut. Dan ketika kita mambahas saluran pernafasan akut, hal ini melibatkan pernafasan atas maupun pernafasan bawah.

Infeksi akut saluran  pernafasan bagian atas misalnya:

ISPA BAGIAN ATAS

  • Rhinitis ( Radang pada Hidung)
  • Faringitis ( Radang Tenggorokan)
  • Otitis ( Radang pada Telinga)


Sedangkan infeksi saluran pernafasan akut bagian bawah misalnya :

ISPA BAGIAN BAWAH

  • Laryngitis ( Infeksi pada pita suara)
  • Bronkhiolitis 
  • Pneumonia ( Radang Paru-paru )


Gejala ISPA ini antara lain dapat dilihat melalui sistem pernafasan dengan adanya beberapa gejala seperti :

  • Nafas tidak teratur
  • Retraksi tarikan pada dinding dada 
  • Nafas cuping hidung 
  • Bibir kebiruan
  • Suara nafas lemah
  • Nafas bising / berbunyi


Penyakit ini juga dapat bergejala pada sisitem kardiovaskuler atau pada sistem jantung. Misalnya takikardia atau jantung berdebar-debar,  bradikardi atau nadi melemah, hipertensi, hipotensi dan bahkan henti jantung.

Biasanya keadaan yang dapat diamati dari pasien misalnya:
  • Gelisah 
  • Mudah Terangsang
  • Sakit Kepala
  • Bingung
  • Pembendungan Papil Mata
  • Kejang
  • Letih
  • Banyak berkeringat


Untuk mendiagnosis pasien dan klasifikasi ISPA yang tepat hal ini memerlukan pemeriksaan penunjang. Maka dari itu hubungi tim medis yang ahli untuk melakukannya. Hal ini sangat penting untuk pengobatan ISPA, karena berbeda diagnosis akan berbeda juga pengobatannya. Pengobatan untuk infeksi yang sangat ringan biasanya adalah tanpa dilakukan perhatian khusus atau akan sembuh sendiri. Namun, kita perlu waspada terhadap penyakit ini.

Pengobatan pada infeksi ini sangatlah penting mengingat penyakit ini adalah jumlah kasus tertinggi dan juga penyebab kematian pada balita. Waspada terhadap penyakit ini dapat membantu mencegah infeksi yang berat, yang nantinya dapat berujung pada kematian, karena itu sangat penting bapak dan ibu mengenal gejala yang sudah saya sebutkan tadi.

Kewaspadaan terhadap pengobatan ISPA ini dilakukan karena bisa berakibat fatal terutama pada anak-anak. Jika penyakit ini berlangsung tanpa upaya preventive maka dapat menyebabkan penyakit yang semakin memberat. Misalnya kita ambil contoh pneumonia atau radang paru-paru, sebagai penyakit yang cukup banyak kasusnya. Pada pneumonia perlu diberi obat antibiotik kontimoksazol jika terjadi alergi atau tidak cocok dapat diberikan antibiotik yang lain.

Sedangkan pada pneumonia berat diperlukan rawat inap dirumah sakit. Jika seorang anak dapat diketahui terserang pengobatan ISPA, sesegera mungkin lakukan pengobatan dan juga pengawasan atau observasi terhadap keparahan penyakitnya. Selain itu juga perlu diperhatikan upaya pencegahan, yang semakin lama semakin memberat seperti pemberian makanan-makanan yang digoreng, makanan dingin dan sebagainya.

0 komentar