ISPA Pada Bayi: Apa Penyebab, Gejala Dan Cara Mengatasinya?

ISPA Pada Bayi: Apa Penyebab, Gejala Dan Cara Mengatasinya?


Sobat sehat, pada kesempatan  kali ini saya akan memebahas ISPA pada bayi. Salah satu penyakit yang sering menyerang pada bayi yang baru lahir adalah ISPA, atau kepanjangan dari ( Infeksi Saluran Pernafasan Akut). Sebuah survey yang cukup mencengangkan tetang sebuah penyakit ini adalah di Indonesia penyakit  ini selalu menduduki tempat yang pertama penyebab kematian bayi, dan berada dalam daftar 10 penyakit yang terbanyak dalam rumah sakit serta layanan kesehatan.

Apa sebenarnya penyebab infeksi saluran pernafasan akut pada bayi ini dan apa ISPA itu?

Yang dimaksud ISPA( infeksi saluran pernafasan akut) yang berlangsung selama 1 sampai 7 hari, disebabkan oleh mikro organisme dan menyerang pada salah satu bagian saluran pernafasan atau lebih dari bagian saluran pernafasan. Misalnya hidung, hingga saluran pernafasan bagian bawah. Dan juga termasuk bagian bagian adneksa atau penunjangnya. 

Misalnya sinus, rongga telinga tengah dan juga pleura. Infeksi saluran pernafasan ini hanya bisa disebabkan oleh bakteri ataupun juga virus. Gejala gejala yang mungkin timbul, misalnya batuk, pilek, demam dan kadang disertai dengam gejala tambahan misalnya muntah dan juga diare. 

Biasanya infeksi ini dapat berlangsung selama 1 sampai 2 minggu. Jika tidak segera ditangani tentu menjadi lebih lama dan gejala ini mungkin bisa bervariasi. Bisa gejala ringan, nyeri tenggorokan, pilek, hidung mampet, batuk kering, gatal, gatal di tenggorokan, batuk berdahak dan juga bisa menimbulkan komplikasi seperti radang paru-paru.

Gejala-gejala dari radang paru ini misalnya sesak nafas. Pada bayi juga bisa timbul bronkiolitis atau radang pada saluran pernafasan halus pada paru-paru dengan gejala sesak nafas dan nafas berbunyi “ngik-ngik”. Selain itu juga bisa terjadi laryngitis atau peradangan pada daerah laring atau dekat dengan pita suara yang menimbulkan “crop” dengan gejala sesak saat menarik nafas dan batuk yang melengking.

Cara Mengatasinya adalah

1. Segera cek apakah infeksi terjadi pada saluran atas atau didaerah hidung, tenggorokan atau juga bisa pada saluran pernafasan yang bawah yaitu bronkus dan paru-paru. 

2. Pada bayi yang baru lahir sebaiknya Anda kunjungi dokter spesialis anak neonatalogi. Setelah itu nanti  bayi anda akan diberi terapi, terapi yang diberikan pada bayi ini biasanya adalah obat-obatan, salah satunya adalah antibiotic

Sebenarnya sebagian besar penyakit ini disebabkan oleh virus yaitu virus influenza yang dapat sembuh sendiri tanpa pemberian antibiotic. Namun jika ada bukti-bukti bahwa bakteri sudah ada dalam ISPA ini, maka pemberian antibiotic merupakan keharusan, karena dengan gejala tersebut membuktikan sudah ada bakteri yang terlibat. Salah satunya adalah ingus atau dahak yang berwarna kuning ke-hijauan. 

3. Terapi nafas atau visio terapi pada anak-anak untuk mempermudah anak anak itu mengeluarkan dahak. 

4. Selain itu pemberian gizi yang baik dan juga cairan yang cukup sangat diperlukan untuk anak-anak yang menderita ISPA

Waspadai apabila demam terus berlanjut, bawa segera bayi anda ke dokter dan jagan ditunda lagi

0 komentar